Adapunciri-ciri atau karakteristik musim semi di antaranya, a) Suhu udara sedang. Menginjak awal musim semi, suhu udara masih terasa dingin sebab sebelumnya ada peralihan dari musim dingin. Akan tetapi, sesudah itu, akan turun dan condong lebih hangat. b) Tumbuhan atau tanaman mulai berbunga dan mempunyai tunas.
Tidak semua orang memiliki warna kulit yang sama. Beberapa orang ada yang mengalami kelainan pigmentasi kulit yang disebabkan oleh faktor genetik, kondisi lingkungan, serta jumlah melanin dalam tubuh. Yuk, kenali apa itu pigmentasi dan jenis-jenis kelainan pigmen kulit selengkapnya dalam artikel berikut ini. Apa itu pigmentasi? Banyak orang yang salah mengartikan pigmentasi sebagai kelainan pigmen pada kulit bernama hiperpigmentasi. Faktanya, pigmentasi adalah proses pewarnaan alami akibat adanya pigmen kulit. Pigmen kulit yang berperan memberi warna pada kulit, rambut, dan bola mata dikenal bernama melanin. Melanin dihasilkan oleh sel-sel melanosit. Akan tetapi, sel-sel ini dapat mengalami kerusakan akibat faktor genetik, paparan sinar matahari terlalu lama atau berlebihan, efek samping pengobatan, hingga kondisi medis tertentu. Jika sel-sel melanosit mengalami kerusakan maka terjadi kelainan pigmen kulit. Kondisi ini umumnya terbagi menjadi dua kondisi. Pertama, hiperpigmentasi ketika jumlah pigmen pemberi warna terlalu banyak. Semakin banyak pigmen melanin yang dimiliki seseorang maka warna kulitnya akan semakin gelap. Sedangkan, hipopigmentasi ketika jumlah pigmen pemberi warna terlalu sedikit sehingga warna kulit akan cenderung lebih terang daripada kulit normal di sekitarnya atau dikenal dengan. Jenis-jenis kelainan pigmentasi kulit Kelainan pigmentasi terdiri dari berbagai jenis. Kemunculannya ada yang hanya terdapat pada sebagian kecil area kulit tertentu, tetapi ada pula yang menyerang seluruh kulit tubuh. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kelainan pigmentasi kulit terbagi menjadi dua kondisi, yaitu hiperpigmentasi dan hipopigmentasi. Apa perbedaan keduanya? 1. Hiperpigmentasi kulit Hiperpigmentasi adalah kondisi kelainan pigmen kulit yang ditandai dengan munculnya bercak gelap pada kulit. Masalah kulit ini dapat disebabkan oleh produksi melanin secara berlebihan. Alhasil, bercak kulit menggelap muncul lebih banyak dibandingkan kulit normal di sekitarnya. Ada beberapa faktor atau kondisi yang dapat meningkatkan produksi melanin dalam tubuh sehingga muncul kondisi hiperpigmentasi kulit. Misalnya Peradangan atau cedera pada kulit, seperti jerawat, luka gores, atau luka bakar. Paparan sinar matahari terlalu sering atau lama. Penuaan kulit. Perubahan hormon, termasuk selama hamil atau akibat kondisi medis tertentu. Penggunaan obat-obat tertentu, seperti pil KB, obat kemoterapi, serta obat yang dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap matahari. Penyakit Addison, yakni kondisi medis yang menyerang kelenjar adrenal, tetapi dapat menyebabkan hiperpigmentasi kulit pada beberapa area tubuh yang mudah terpapar sinar matahari. Contohnya, wajah, leher, tangan, siku, dan lutut. Hemokromatosis, yaitu kondisi yang menyebabkan tubuh memiliki kadar zat besi terlalu banyak. Produksi pigmen melanin berlebih membuat kulit jadi lebih gelap Jenis-jenis hiperpigmentasi kulit, meliputi Melasma, merupakan kondisi yang ditandai dengan munculnya bercak gelap yang luas pada kulit, terutama pada area wajah, tetapi juga dapat muncul pada area kulit lain, termasuk perut. Melasma adalah jenis hiperpigmentasi kulit yang disebabkan oleh perubahan hormon. Kondisi kulit ini umum terjadi pada wanita hamil. Lentigo adalah bintik-bintik berwarna cokelat atau hitam pada kulit. Biasanya, bintik lentigo terdapat pada area kulit yang sering terpapar sinar matahari dalam jangka panjang selama bertahun-tahun. Misalnya, wajah, tangan, dan bahu. Post-inflammatory hyperpigmentation atau hiperpigmentasi pascainflamasi. Hiperpigmentasi ini dapat terjadi akibat adanya peradangan atau cedera pada kulit, seperti jerawat, eksim, hingga lupus. Maka dari itu, ada beberapa area kulit yang warnanya lebih gelap dibandingkan bagian kulit lain setelah terjadinya peradangan tersebut. Hiperpigmentasi kulit akibat penggunaan obat-obatan. Penggunaan obat-obatan, seperti obat antimalaria, obat antidepresan golongan trisiklik, hingga obat kemoterapi. Selain itu, bahan kimia dalam sejumlah obat oles juga dapat memicu hiperpigmentasi. 2. Hipopigmentasi kulit Hipopigmentasi adalah masalah kulit yang terjadi akibat kurangnya pigmen melanin, sehingga muncul bercak-bercak kulit berwarna lebih terang daripada kulit normal di sekitarnya. Kondisi ini dapat dialami pada orang dari semua ras, tetapi mungkin lebih mudah terlihat pada orang dengan kulit lebih gelap karena kontras antara warna kulit alami dan bercak putih. Pada dasarnya, penyebab hipopigmentasi adalah adanya riwayat kerusakan pada jaringan kulit, seperti infeksi kulit, lecet, peradangan, luka bakar, hingga trauma lain pada kulit. Vitiligo salah satu contoh gangguan pigmentasi kulit Jenis-jenis hipopigmentasi kulit adalah sebagai berikut. Albinisme. Albinisme adalah kondisi kelainan akibat mutasi genetik sehingga membuat warna kulit terlalu pucat bahkan tidak berwarna sama sekali. Vitiligo adalah kondisi yang menyebabkan warna kulit menjadi lebih terang daripada warna kulit di sekitarnya. Para ahli percaya bahwa penyakit autoimun yang menyebabkan rusaknya sel-sel pembentuk pigmen melanin. Pityriasis alba adalah kondisi kulit yang berwarna putih yang sebelumnya sempat memerah dan mengelupas. Penyebab pastinya belum dapat diketahui secara pasti, tetapi dipercaya ada kaitannya dengan eksim dan paparan sinar matahari. Adakah cara mengatasi kelainan pigmen kulit? Pada dasarnya, kelainan pigmen kulit bukan merupakan kondisi yang berbahaya. Akan tetapi, kemunculannya tentu dapat menurunkan rasa percaya diri, bahkan mengganggu penampilan. Untuk mengatasi kelainan pigmen kulit, hal ini tergantung pada kondisi kulit yang dialami. Maka dari itu, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit terlebih dahulu guna mendapatkan rekomendasi pengobatan atau perawatan yang tepat. Berikut adalah cara mengatasi kelainan pigmen kulit yang umumnya direkomendasikan oleh dokter. Misalnya 1. Penggunaan salep atau obat oles Penggunaan salep dengan kandungan tertentu bisa menjadi solusi Salah satu cara mengatasi kelainan pigmen kulit bisa dengan penggunaan salep atau obat oles. Untuk mengatasi kelainan pigmen kulit akibat produksi melanin terlalu berlebih, Anda dapat menggunakan salep azelaic acid, kortikosteroid, hidrokuinon, kojic acid, retinoid, vitamin C, dan niacinamide. Salep kortikosteroid juga dapat digunakan untuk mengurangi perubahan warna kulit akibat hipopigmentasi. Pada penderita pityriasis alba misalnya, krim antiradang mungkin diresepkan guna melembapkan sekaligus mempercepat proses penyembuhan. Sedangkan, kasus hipopigmentasi yang disebabkan oleh panu, krim antijamur akan diresepkan untuk membunuh jamur yang hidup pada kulit. Dengan begitu, hipopigmentasi kulit dapat berangsur sembuh. 2. Prosedur perawatan kulit tertentu Chemical peeling dilakukan untuk mempercepat regenerasi sel kulit Pada beberapa kasus, dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur perawatan kulit tertentu guna meningkatkan atau meratakan warna kulit. Beberapa prosedur perawatan kulit yang dimaksud, antara lain Dermabrasi, yaitu prosedur pengelupasan kulit menggunakan alat khusus yang berputar untuk mengangkat lapisan luar kulit. Chemical peeling, yakni prosedur yang dilakukan untuk mengangkat lapisan kulit paling atas sehingga mempercepat regenerasi sel kulit. Dengan ini, area kulit yang terkelupas akan tergantikan dengan sel kulit baru yang lebih sehat. Terapi laser atau laser resurfacing. Prosedur perawatan untuk mengatasi masalah kulit akibat faktor usia, paparan sinar matahari, hingga perubahan hormon. Namun pada kasus jenis hipopigmentasi seperti vitiligo, ada beberapa perawatan kulit tertentu yang dapat dilakukan untuk mengurangi bercak putih pada kulit. Salah satunya adalah terapi menggunakan UVB yang dilakukan 2-3 kali dalam seminggu selama beberapa bulan lamanya. Sementara itu, hingga saat ini belum ada pengobatan untuk mengatasi hipopigmentasi oleh penderita albinisme. Baca Juga10 Cara Menghilangkan Hitam di Leher yang Mengganggu PenampilanPilih Krim Penghilang Flek Hitam dengan Kandungan yang Cocok untuk Kulit AndaEnzim Katalase, Si Penjaga Tubuh dari Beragam Penyakit Pigmentasi merupakan hal yang normal terjadi. Pigmentasi kulit dapat mengalami gangguan apabila produksi melanin terjadi secara berlebihan hiperpigmentasi, serta jika produksi melanin terlalu sedikit hipopigmentasi. Pada dasarnya, kedua kondisi ini tidak membahayakan. Akan tetapi, jika Anda merasa masalah kulit ini dapat mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit. Anda pun dapat bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
Selanjutnyadikatakan bahwa ada dua hal yang menyebabkan logam berat digolongkan sebagai pencemar yang berbahaya, yaitu (1) tidak dihancurkan oleh mikroorganisme yang hidup di
Jumlah melanin atau pigmen kulit menentukan warna kulit beberapa kondisi, produksi pigmen kulit bisa terganggu sehingga membuat warna kulit manusia sangat orang ada yang mengalami kelainan pigmentasi kulit yang disebabkan oleh genetik, kondisi lingkungan, atau jumlah melanin dalam kenali lebih lanjut apa itu pigmen kulit dan jenis-jenis kelainannya di bawah ini!Baca Juga 4 Penyebab Perubahan Warna Kulit Wajah Balita, Catat!Apa Itu Pigmen Kulit?Foto pigmen kulit kulit adalah zat yang menghasilkan berbagai corak dan warna kulit, rambut, dan mata pigmentasi ditentukan oleh jumlah pigmen di PLoS One, tanpa pigmen, kulit akan menjadi putih pucat dengan nuansa merah muda yang disebabkan oleh aliran darah melalui berkulit putih menghasilkan sangat sedikit pigmen orang berkulit gelap menghasilkan jumlah sedang, dan orang berkulit sangat gelap menghasilkan paling dengan albinisme memiliki sedikit atau tanpa melanin sehingga kulit mereka tampak putih atau merah muda pigmen cukup merata di kulit, tetapi terkadang orang memiliki bintik-bintik atau bercak kulit dengan lebih banyak bintik-bintik tersebut termasuk bintik-bintik, bintik-bintik penuaan lentigin, dan Jenis Kelainan Pigmen KulitPigmen dihasilkan oleh sel-sel yang disebut melanosit pada lapisan epidermis sel-sel tersebut dapat mengalami kerusakan, yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari, efek samping pengobatan, atau kondisi medis ketika melanosit rusak atau tidak sehat, produksi melanin otomatis akan ini berdampak pada perubahan warna kulit akibat gangguan ini disebut juga kelainan yang hanya memengaruhi sebagian kecil area kulit, tetapi ada juga gangguan pigmentasi yang menyerang seluruh ini beberapa kelainan pigmen yang umum terjadi1. MelasmaFoto Melasma Foto Orami Photo StockMelasma adalah kelainan pigmen kulit yang umum ditemui, ditandai dengan timbulnya bercak kecokelatan atau kehitaman di kulit, terutama area penelitian DermNet, menunjukkan bahwa melasma lebih sering terjadi pada wanita daripada pria, dengan rentang usia 20-40 paling sering terjadi pada orang yang sering berjemur atau memiliki kulit cokelat pigmen kulit ini juga bisa muncul di area tubuh lainnya, seperti lengan bawah, leher, dan pasti yang memicu melasma belum diketahui secara kemungkinan kondisi ini terkait dengan melanosit sel yang memberikan warna pada kulit yang memproduksi terlalu banyak pemicu potensial melasma, di antaranyaPerubahan hormon selama kehamilanTerapi hormonEfek samping dari pil KBSinar matahariProduk perawatan kulit tertentuFaktor genetikPasien yang mengalami melasma biasanya disarankan dokter untuk tidak terlalu sering atau terlalu lama terpapar sinar keluar rumah, sebaiknya lindungi kulit dengan mengoleskan tabir surya SPF Juga Ini Cara Menghilangkan Melasma setelah Melahirkan, Bisa Dicoba!2. VitiligoFoto Foto Orami Photo StockVitiligo adalah suatu kondisi yang menyebabkan hilangnya zat warna pada ini menyebabkan terbentuknya bercak-bercak putih pada kulit di berbagai area juga menyerang rambut, bagian dalam mulut bahkan dapat menyerang orang dengan berbagai jenis kulit, tetapi mungkin akan tampak lebih jelas pada orang dengan kulit lebih diketahui secara spesifik bagaimana mekanisme kemunculan penyakit tetapi, ada banyak faktor risiko untuk vitiligo, yaitu sebagai keluargaMemiliki penyakit autoimunHal-hal pemicu, seperti sinar matahari, stres, atau paparan bahan kimia industriPenanganan vitiligo terdiri dari obat-obatan, pembedahan, dan terapi tambahan Juga 7 Pantangan Penyakit Vitiligo, Salah Satunya Jangan Bikin Tato!3. AlbinismeFoto pigmen kulit albino Foto Orami Photo StockAlbinisme atau albino ini adalah kelainan genetik akibat adanya mutasi gen yang dapat menyebabkan melanosit tidak kulit, rambut, atau mata penderitanya menjadi tidak dengan albinisme memiliki jumlah melanin yang kurang atau tidak memiliki melanin sama dasarnya manusia tidak perlu melanin untuk bertahan kekurangan zat ini bisa menimbulkan gangguan kulit akibat radiasi UVA dan UVB dari sinar International Journal of Dermatology, orang dengan albinisme menghasilkan vitamin D lima kali lebih cepat dari orang berkulit melanin dapat membuatnya lebih mudah masuk dan meresap ke dalam kulit selama terkena sinar UV dari albino lebih berisiko terbakar dari albinisme ditujukan untuk mendapatkan perawatan mata yang baik dan pemantauan kulit terhadap adanya tanda-tanda Juga Kondisi yang Cukup Langka, Ketahui Penyebab Albino pada Anak4. Hiperpigmentasi Pasca InflamasiFoto pigmen kulit Orami Photo StocksFoto Orami Photo StockHiperpigmentasi pasca inflamasi adalah kondisi ketika kulit pada area tertentu memiliki warna yang berbeda dari warna kulit kelainan pigmen kulit ini dapat dipicu oleh infeksi kulit, luka bakar, atau paparan zat iritatif yang merusak beberapa jenis peradangan pada kulit yang menyebabkan timbulnya hiperpigmentasi kulit pasca inflamasi adalahJerawatIritasi kulitSunburn kulit terbakar matahariInfeksi kulitCedera atau trauma pada kulitHiperpigmentasi setelah inflamasi dapat hilang sendiri seiring berjalannya waktu tanpa melakukan pengobatan atau perawatan apa ini karena kulit akan mengalami regenerasi secara alami tiap 28 hari. Artinya, sel-sel kulit yang memiliki pigmen melanin akan meluruh dan digantikan oleh sel kulit baru lebih begitu, warna kulit jadi tampak perlu diketahui bahwa proses tersebut dapat memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun Juga Kenali Eritrasma, Infeksi yang Terjadi pada Area Lipatan KulitItulah 4 jenis gangguan pigmen kulit yang umum ditemukan. Sebagian besar gangguan ini adalah kelainan genetik sehingga tidak bisa disembuhkan dan Moms mengalami jenis gangguan tersebut, sebaiknya konsultasikan kepada dokter kulit untuk penanganan lebih lanjut.
.