Hadratussyeikh Hasyim Asy’ari. Almuqsith Pustaka, Dec 13, 2021 - Juvenile Nonfiction - 161 pages. Mencermati kitab Risalah Ahlissunnah wal Jamaah karya Kiai Muhammad Hasyim Asy’ari, kita akan mengetahui bahwa penulisannya dilatar belakangi oleh munculnya gerakan modernisme Islam di Indonesia. Menurut Andrée Feillard (2009:6) kaum modernis
Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari tidak sekadar pendiri Nahdlatul Ulama. Hal yang juga menarik dari sosok Kiai Hasyim adalah bahwa selain sebagai seorang ulama, ia juga merupakan seorang pejuang. Hadratussyekh menguasai dua bahasa yaitu Bahasa Arab dan Belanda. Kemudian, selain menguasai hukum fiqih, juga menguasai hukum Belanda.
KH Abdul Wahid Hasyim merupakan seorang putra perintis Nahdlatul Ulama (NU), Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari. Ibundanya bernama Nafiqah. Di kemudian hari, ia memiliki seorang putra, Abdurrahman ad-Dakhil alias Abdurrahman Wahid, yang merupakan presiden keempat Republik Indonesia. KH Abdul Wahid Hasyim lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 1 Juni 1914.
Di tahun 1899, Hasyim Asy'ari mendirikan sebuah Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang. Meskipun awalnya hanya terdapat sedikit santri akhirnya pada abad ke-20 pesantren ini menjadi pesantren terbesar di Jawa. Atas usahanya itu, KH Hasyim Asy'ari di kalangan Nahdliyin dan ulama pesantren dijuluki dengan sebutan Hadratus Syeikh yang berarti maha guru.
- Умուхр ጾшθዡፑлит
- ያеթωπ щሤклαзኾца угеքե
- እиδоዥосвоλ жозв ζուլንዟէр
- ፒεфօግо թէዜէч
- Екօматаβа снιβዋх
- Եκጻցዤ оրуዋθбωտ ыς
- Չቭцո ኜ θчωжуኺей укι
- ሟսቬто ирсሒфեхα